Tuesday, January 3, 2017

Bahaya Makanan Yang Dibakar

Temans, sebelum kita bahas bahaya makanan yang dibakar, kita akan bahas dulu penyebab mengapa makanan ini berbahaya.
Makanan ini berbahaya karena :
1. Mengandung hidrokarbon
Pembakaran arang atau kayu jenis apa pun dapat menyebabkan pembentukan hidrokarbon dan partikel jelaga yang membahayakan tubuh
2.Memiliki suhu tinggi
Heterocylic amines atau HCAs adalah senyawa kimia pada daging yang dimasak atau diproses dalam suhu tinggi. Daging yang berubah warna menjadi kehitaman lebih banyak mengandung unsur HCAs. Hal ini bisa memicu risiko kanker dikemudian hari.


Bahaya apa saja yang bisa ditimbulkan oleh sate, ayam bakar, dan makanan dibakar lainnya?
1. Kanker
Makanan gosong bisa mengakibatkan timbulnya radikal bebas dalam tubuh. Selain itu, makanan gosong juga mengandung banyak atom karbon yang dapat memicu kanker.
Selain itu, seperti yang sudah kita paparkan di atas, makanan yang dibakar hingga gosong bisa menimbulkan senyawa HCAs (Heteroclynic Amines) dan PAH (Polyclynic Aromatic Hydrokarbon) yang bisa memicu berbagai kanker, seperti kanker payudara, kanker prostat, kanker lambung, dan kanker usus besar.
 
2. Diabetes dan jantung koroner
Dari halosehat(dot)com, penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti di Harvard University of Public Health membuktikan bahwa mengkonsumsi ikan bakar yang telah melalui proses pembakaran tidak sempurna mampu meningkatkan terjadinya jantung koroner dan diabetes.
3. Asam lambung naik
Makanan yang diolah dengan cara dibakar lebih sulit dicerna oleh tubuh. Hal ini mengakibatkan kerja lambung menjadi lebih berat. Tentu saja ini akan membahayakan penderita maag dan penyakit lambung lainnya karena asam lambung menjadi naik.

Bagaimana cara untuk menghindari bahaya tersebut?
1. Gunakan suhu rendah saat pembakaran
Suhu yang rendah saat pembakaran akan mengurangi pembentukan senyawa HCAs yang ditimbulkan nantinya. Sehingga risiko terkena kanker menjadi lebih sedikit nantinya.
2.  Hindari bagian makanan yang gosong
Bagian makanan yang gosong mengandung radikal bebas dan senyawa hidrokarbon yang membahayakan tubuh. Makanan gosong juga berpotensi menimbulkan risiko kanker pada tubuh kita. Maka untuk mengurangi akibat kanker yang mungkin timbul, baiknya kita menghindari bagian makanan yang gosong ini.
3.  Jangan terlalu sering mengkonsumi makanan yang dibakar
4.  Merendam daging di dalam bumbu
5.  Perhatikan tata pengolahan
6. Hindari daging olahan
Daging olahan yang kita dapat dari pedangang makanan belum tentu kesegaran dan kesehatannya. Saat ini bahkan banyak pedagang ikan nakal yang mencampurkan tawas dengan ikan olahannya. Sangat mengerikan bukan?
7. Pilih daging yang tidak terlalu berlemak
Daging yang mengandung banyak lemak biasanya lebih mudah gosong dibanding bagian lainnya. Jika kita mengkonsumsinya dalam jumlah banyak, bahaya kanker sudah mengintai di depan mata.
8   Hindari membakar daging terlalu lama
Selain suhu yang terlalu tinggi, membakar makanan dalam waktu lama juga menimbulkan efek yang sama buruknya bagi kesehatan.
9.  Gunakan mentimun
Mentimun kaya akan beta karoten, polifenol, vitamin C, air, dan serat yang bagus untuk melancarkan pencernaan. Bahan-bahan ini bisa mengurangi dampak radikal bebas akibat makanan yang kita konsumsi. Untuk menguranginya memang tidak cukup dengan memakan satu atau dua potong mentimun saja. Perlu tambahan sayuran lain untuk mengurangi dampak zat karsinogenik yang terdapat dalam makanan tersebut. tentunya gunakan sayuran yang masih segar dan belum diolah ya supaya nutrisi yang terkandung masih bisa kita rasakan secara maksimal.
Load disqus comments

0 komentar