Temans, sebelum kita bahas bahaya makanan yang dibakar, kita akan bahas dulu penyebab mengapa makanan ini berbahaya.
Makanan ini berbahaya karena :
1. Mengandung hidrokarbon
Pembakaran arang atau kayu jenis apa pun dapat menyebabkan pembentukan hidrokarbon dan partikel jelaga yang membahayakan tubuh
2.Memiliki suhu tinggi
Heterocylic amines atau HCAs adalah senyawa kimia pada
daging yang dimasak atau diproses dalam suhu tinggi. Daging yang berubah
warna menjadi kehitaman lebih banyak mengandung unsur HCAs. Hal ini
bisa memicu risiko kanker dikemudian hari.
Bahaya apa saja yang bisa ditimbulkan oleh sate, ayam bakar, dan makanan dibakar lainnya?
1. Kanker
Makanan gosong bisa mengakibatkan timbulnya radikal bebas dalam
tubuh. Selain itu, makanan gosong juga mengandung banyak atom karbon
yang dapat memicu kanker.
Selain itu, seperti yang sudah kita paparkan di atas, makanan
yang dibakar hingga gosong bisa menimbulkan senyawa HCAs (Heteroclynic
Amines) dan PAH (Polyclynic Aromatic Hydrokarbon) yang bisa memicu
berbagai kanker, seperti kanker payudara, kanker prostat, kanker
lambung, dan kanker usus besar.
2. Diabetes dan jantung koroner
Dari halosehat(dot)com, penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti
di Harvard University of Public Health membuktikan bahwa mengkonsumsi
ikan bakar yang telah melalui proses pembakaran tidak sempurna mampu
meningkatkan terjadinya jantung koroner dan diabetes.
3. Asam lambung naik
Makanan yang diolah dengan cara dibakar lebih sulit dicerna oleh
tubuh. Hal ini mengakibatkan kerja lambung menjadi lebih berat. Tentu
saja ini akan membahayakan penderita maag dan penyakit lambung lainnya
karena asam lambung menjadi naik.
Bagaimana cara untuk menghindari bahaya tersebut?
1. Gunakan suhu rendah saat pembakaran
Suhu yang rendah saat pembakaran akan mengurangi pembentukan senyawa
HCAs yang ditimbulkan nantinya. Sehingga risiko terkena kanker menjadi
lebih sedikit nantinya.
2. Hindari bagian makanan yang gosong
Bagian makanan yang gosong mengandung radikal bebas dan senyawa
hidrokarbon yang membahayakan tubuh. Makanan gosong juga berpotensi
menimbulkan risiko kanker pada tubuh kita. Maka untuk mengurangi akibat
kanker yang mungkin timbul, baiknya kita menghindari bagian makanan yang
gosong ini.
3. Jangan terlalu sering mengkonsumi makanan yang dibakar
4. Merendam daging di dalam bumbu
5. Perhatikan tata pengolahan
6. Hindari daging olahan
Daging olahan yang kita dapat dari pedangang makanan belum tentu
kesegaran dan kesehatannya. Saat ini bahkan banyak pedagang ikan nakal
yang mencampurkan tawas dengan ikan olahannya. Sangat mengerikan bukan?
7. Pilih daging yang tidak terlalu berlemak
Daging yang mengandung banyak lemak biasanya lebih mudah gosong
dibanding bagian lainnya. Jika kita mengkonsumsinya dalam jumlah banyak,
bahaya kanker sudah mengintai di depan mata.
8 Hindari membakar daging terlalu lama
Selain suhu yang terlalu tinggi, membakar makanan dalam waktu lama juga menimbulkan efek yang sama buruknya bagi kesehatan.
9. Gunakan mentimun
Mentimun kaya akan beta karoten, polifenol, vitamin C, air, dan serat
yang bagus untuk melancarkan pencernaan. Bahan-bahan ini bisa
mengurangi dampak radikal bebas akibat makanan yang kita konsumsi. Untuk
menguranginya memang tidak cukup dengan memakan satu atau dua potong
mentimun saja. Perlu tambahan sayuran lain untuk mengurangi dampak zat
karsinogenik yang terdapat dalam makanan tersebut. tentunya gunakan
sayuran yang masih segar dan belum diolah ya supaya nutrisi yang
terkandung masih bisa kita rasakan secara maksimal.